Berita / Kerjasama Antara Negara Yang Dilakukan Pemerintah Mengutamakan Pencegahan Importasi Kasus
Kerjasama Antara Negara Yang Dilakukan Pemerintah Mengutamakan Pencegahan Importasi Kasus
Penulis: Admin - Senin, 10 Januari 2022

Senin, 10 Januari 2022 Saat ini pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri bekerjasama dengan kementerian/lembaga lainnya serta pemerintah Singapura sedang melakukan pembahasan mengenai Vaccinated Travel Lane (VTL) . Dan tidak menutup kemungkinan adanya kerjasama yang dibangun dengan negara lainnya dengan tetap mempertimbangkan berbagai hal.

"Seperti kondisi kasus dan juga aspek sosial-ekonomi antarnegara," Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof. Wiku Adisasmito dalam Keterangan Pers Perkembangan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Kamis (4/11/2021) yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Kerjasama yang dilakukan pemerintah seperti mutual recognition agreement (MTA)  yang terkait dengan pengakuan sertifikat vaksin dan juga bentuk kerjasama lainnya. Seperti travel corridor arrangement (TCA) dan VTL merupakan upaya pemulihan aktivitas masyarakat dengan tetap bertumpu pada kesepakatan atas standar protokol kesehatan yang jelas dan transparan.

"Sehingga peluang importasi kasus dapat diantisipasi dengan baik," pungkas Wiku.

Disamping itu, hingga tanggal 1 November 2021 terdapat 40 dosis vaksin COVID-19 di daerah dan setidaknya sudah 241 juta dosis vaksin di seluruh daerah di tanah air. Jumlah stok ini cukup untuk kebutuhan pelaksanaan vaksinasi dalam satu bulan kedepan.

Karena laju vaksinasi di Indonesia saat ini mencapai 50 juta dosis dalam 5 minggu. Tingkat inflasi Oktober 2021 tetap terkendali dari aspek ekonomi dan stabil. Hal ini terjadi seiring dengan penurunan level ppkm diseluruh daerah

"Oleh karena itu masyarakat diminta untuk dapat konsisten menjalankan protokol kesehatan selama menjalankan aktivitas sehingga ekonomi di tingkat mikro dan makro dapat terus pulih dan tumbuh pesat kedepannya," kata Wiku.

Dikutip dari https://covid19.go.id/artikel/2021/11/04/kerjasama-antara-negara-yang-dilakukan-pemerintah-mengutamakan-pencegahan-importasi-kasus

Maklumat Pelayanan

Berita Terbaru

Klinik Eksekutif Skincare
Punya Jerawat membandel?Wajah kusam?Flek hitam?Rambut rontok?Atau bahkan lemak perut semakin tebal?Tenang.....Klinik… Selengkapnya
WE'RE HIRING: DOKTER SPESIALIS UROLOGI
[WE'RE HIRING: DOKTER SPESIALIS UROLOGI] ?????Halo Rekan Sejawat! ????RSUD Sunan Kalijaga Kabupaten… Selengkapnya
Indeks Kepuasan Masyarakat 2025
Rumah Sakit Umum Daerah Sunan Kalijaga Kabupaten Demak saat ini berada pada kategori pelayanan "Sangat… Selengkapnya
Berita / Kerjasama Antara Negara Yang Dilakukan Pemerintah Mengutamakan Pencegahan Importasi Kasus
Kerjasama Antara Negara Yang Dilakukan Pemerintah Mengutamakan Pencegahan Importasi Kasus
Penulis: Admin - Senin, 10 Januari 2022

Senin, 10 Januari 2022 Saat ini pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri bekerjasama dengan kementerian/lembaga lainnya serta pemerintah Singapura sedang melakukan pembahasan mengenai Vaccinated Travel Lane (VTL) . Dan tidak menutup kemungkinan adanya kerjasama yang dibangun dengan negara lainnya dengan tetap mempertimbangkan berbagai hal.

"Seperti kondisi kasus dan juga aspek sosial-ekonomi antarnegara," Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof. Wiku Adisasmito dalam Keterangan Pers Perkembangan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Kamis (4/11/2021) yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Kerjasama yang dilakukan pemerintah seperti mutual recognition agreement (MTA)  yang terkait dengan pengakuan sertifikat vaksin dan juga bentuk kerjasama lainnya. Seperti travel corridor arrangement (TCA) dan VTL merupakan upaya pemulihan aktivitas masyarakat dengan tetap bertumpu pada kesepakatan atas standar protokol kesehatan yang jelas dan transparan.

"Sehingga peluang importasi kasus dapat diantisipasi dengan baik," pungkas Wiku.

Disamping itu, hingga tanggal 1 November 2021 terdapat 40 dosis vaksin COVID-19 di daerah dan setidaknya sudah 241 juta dosis vaksin di seluruh daerah di tanah air. Jumlah stok ini cukup untuk kebutuhan pelaksanaan vaksinasi dalam satu bulan kedepan.

Karena laju vaksinasi di Indonesia saat ini mencapai 50 juta dosis dalam 5 minggu. Tingkat inflasi Oktober 2021 tetap terkendali dari aspek ekonomi dan stabil. Hal ini terjadi seiring dengan penurunan level ppkm diseluruh daerah

"Oleh karena itu masyarakat diminta untuk dapat konsisten menjalankan protokol kesehatan selama menjalankan aktivitas sehingga ekonomi di tingkat mikro dan makro dapat terus pulih dan tumbuh pesat kedepannya," kata Wiku.

Dikutip dari https://covid19.go.id/artikel/2021/11/04/kerjasama-antara-negara-yang-dilakukan-pemerintah-mengutamakan-pencegahan-importasi-kasus


Maklumat Pelayanan

Berita Terbaru
Klinik Eksekutif Skincare
24 Juni 2026
Pelayanan
WE'RE HIRING: DOKTER SPESIALIS UROLOGI
24 Juni 2026
Rumah Sakit
Indeks Kepuasan Masyarakat 2025
22 April 2026
Rumah Sakit