• 10/07/2020
  • rsudsuka
  • 0

Tips Bagi Penyandang Penyakit Tidak Menular

Jumat, 10 Juli 2020 Dalam konferensi pers di Media Center Gugus Tugas Nasional Duta Adaptasi Kebiasaan Baru dr. Reisa Broto Asmoro menjelaskan bahwa terdapat tiga hal yang perlu diperhatikan bagi para peyandang PTM, antara lain menjaga asupan makanan dan minuman, menjalankan kebiasaan sehat dan rutin melakukan pemeriksaan ke dokter, terutama pemeriksaan dengan dokter yang telah mengetahui rekam medis para penyandang PTM.

“Konsultasi dengan dokter apabila memungkinkan dengan bantuan telemedis atau konsultasi online. Tentunya diupayakan dengan dokter yang sudah mengetahui rekam medis kita,” ujar Dokter Reisa.

Selain itu dr. Reisa juga membagika 9 tips bagi para penyandang PTM. Bagi penyandang PTM yang berusia 50 tahun ke atas, diharapkan dapat tinggal di rumah untuk mengurangi potensi tertular COVID-19.

  1. Tetap berada di rumah, terutama bagi yang berusia 50 tahun ke atas.
  2. Meningkatkan daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi makanan bergizi, hindari gula dan lemak berlebih. Selain itu konsultasikan dengan dokter terkait suplemen atau multivitamin yang dapat dikonsumsi.
  3. Jaga jarak minimal 1-2 meter, hindari kerumunan atau keramaian
  4. Lakukan cuci tangan dengan sabun dengan air mengalir selama minimal 20 detik. Jika tidak memungkinkan, gunakan hand sanitizer yang mengandung 60 persen alkohol
  5. Gunakan masker jika harus keluar rumah.
  6.  Hindari menyentuh wajah, hidung, mata dan mulut sebelum mencuci tangan.
  7.  Upayakan aktivitas fisik selama 30 menit per hari atau dapat disesuaikan dengan saran dokter guna meningkatkan imunitas tubuh. Namun, hindari aktivitas dengan intensitas yang tinggi.
  8.  Istirahat yang cukup selama 6-8 jam sehari untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik
  9. bagi masyarakat yang merasa sehat agar tetap melakukan deteksi dini ke rumah sakit melalui screening minimal enam bulan hingga satu tahun sekali. Beberapa hal yang perlu dipantau adalah tekanan darah, gula darah, indeks berat badan dan indikator kesehatan personal lainnya.