Sekda Singgih Setyono Buka Pemilihan Posyandu Terbaik

Sekda Singgih Setyono Buka Pemilihan Posyandu Terbaik

DEMAK – Pemerintah Kabupaten Demak mengapresiasi atas terpilihnya Posyandu Delima II dalam mengikuti penilaian lomba Posyandu Tingkat Provinsi Jawa Tengah. Penilaian lomba Posyandu tersebut di buka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Demak dr. Singgih Setyono, M.Kes. di Posyandu Delima II Desa Bonangrejo Kecamatan Bonang, Kamis (20/9).

Dalam sambutannya Singgih menyampaikan ucapan selamat datang kepada tim penilai lomba pelaksana terbaik posyandu tingkat provinsi Jawa Tengah. “Kami merasa tersanjung karena bisa terpilih mewakili eks Karesidenan Semarang untuk nanti ada proses penilaian di level provinsi untuk mewakili Provinsi Jawa Tengah di tingkat nasional,” tuturnya.

Singgih juga menjelaskan posyandu adalah pilihan yang efektif dan tepat untuk bagaimana membangun kesejahteraan keluarga dan masyarakat, karena posyandu sudah terintegrasi dengan kegiatan lain seperti Pojok baca posyandu dimana pengunjung posyandu dan kader bisa membaca buku untuk menambah pengetahuan, Kader mata elang yakni kader kesehatan yang membantu ibu hamil melahirkan dan ibu nifas serta bayi di wilayahnya dengan tujuan menurunkan AKI AKB, Bapakku dokter jentik yakni kegiatan juru pemantau jenti yang dilakukan oleh bapak di rumah tangga masing-masing dengan tujuan mencegah penyakit demam berdarah, Posgimas(Pos Gigi Masyarakat) yakni pemeriksaan gigi pengobatan tradisional/sederhana penyuluhan dan rujukan oleh kader, Pohon Posyandu yakni kegiatan penanaman pohon jambu di lahan warga dan hasilnya disumbangkan ke kegiatan posyandu.

Selanjutnya ia menyampaikan, bahwa pelaksanaan Lomba Posyandu ini sangat relevan dengan keinginan Pemerintah Kabupaten Demak, baik dalam upaya mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat, maupun untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas layanan kesehatan, mengingat masalah kesehatan merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat sekaligus menjadi variabel untuk mengukur Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Untuk itu Singgih berharap dengan adanya inovasi tersebut mampu peningkatan pelayanan kesehatan terutama untuk peningkatan gizi dan protein, lemak dan lain-lain bagi bayi/balita di posyandu Dahlia II semakin baik

Selain itu, dengan keberadaan Posyandu pula mampu meningkatkan sarana dan prasarana infrastruktur kesehatan sebagai bagian dari pelayanan prima bagi masyarakat, khususnya Ibu, Bayi dan Balita. Mengingat pelaksanaan lomba Posyandu ini bertujuan untuk membina dan mengevaluasi kinerja posyandu sekaligus memberikan motivasi kepada pengelola dan kader posyandu.
Sementara Nadi Santoso yang membacakan sambutan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah megucapkan selamat kepada Desa Bonangrejo kecamatan Bonang yang berhasil ditetapkan sebagai nominasi di tingkat provinsi. Oleh karena itu nanti akan dilihat secara langsung untuk melihat secara nyata apakah kegiatan sesuai dengan apa yang dilaporkan.

“Harapan kami evaluasi pada hari ini akan memperoleh hasil yang terbaik dalam pelaksanaan kegiatan posyandu di Jawa Tengah sehingga nantinya akan mendapatkan dan mengantarkan Provinsi Jawa Tengah ke tingkat nasional,” ungkapnya.

“Disamping itu, lanjutnya tentu yang utama adalah akan memberikan dampak yang positif bagi peningkatan kesehatan di Desa Bonangrejo sehingga desa ini dapat menjadi contoh bagi desa lain,” imuhnya.

Setelah sambutan Tim Penilai Posyandu yang di pimpin langsung oleh Nadi Santoso, Sp M.Si (PMD), Lutfinar Prasistiasari, S.STP (PMD), Budi Kristianto, S.KM (Dinkes), Sri Suprapti, SE(BKKBN) dan Endang Oerip (TP PKK) langsung melakukan penilaian di Posyandu Dahlia II Desa Bonangrejo Kecamatan Bonang. Pada Kesempatan tersebut hadir pula Kepala OPD terkait, Ketua Tim Penilai Posyandu Provinsi Jawa Tengah beserta rombongan, Ketua TP. PKK Kabupaten Demak, Camat Bonang beserta unsur Forkopimcam Bonang. (Humas Demak)